seaat saja saat jemari ku mulai menitih diatas tatanan alfabet itu hanya sekedar bercerita diantara riuhnya perasaan terjaga bangun diantara kenyataan yang begitu terkonsep rapi oleh Tuhanku bersukur dan dan terus berusaha sudah jadi alasan pasti tentang perasaan percaya akalku meronta dan berteriak keras dalam fananya hatiku bergejolak seperti yang lainnya jiwaku memacuku untuk terus memberontak sekedar bercerita bukan memutar logikaku sesaat ku percaya keindahan itu nyata didepan mata tapi Tuhanku masih belum mempercayakan kepadaku seperti hal yang mencoba membalikan realita keindahan cinta aku masih belum mampu mengartikan dan memaparkar perasaan ini hatimu ku tahu cintamu ku tahu tak pernah sedikitpun kusadari kesabaran ku menahan waktu dan terus beradaptasi dengan jiwa jiwa kosong selama ini seperti kata mereka teruslah dengan semangatmu aku tau itu seperti lirihku berucap pasti !!